Panduan · Utilitas

Cara Hitung THR Pekerja Harian Lepas

Banyak kebingungan THR harian lepas bukan ada pada prorata masa kerja, tetapi pada cara menentukan 1 bulan upah. Panduan ini menjelaskan langkah itu dengan lebih sederhana sebelum kamu masuk ke kalkulator.

Ditulis oleh Tim Tools PraktisDiterbitkan 30 Maret 2026Diperbarui 30 Maret 20264 menit baca3 sumber rujukanLaporkan koreksi

Ringkasan

Yang dibahas di panduan ini

Panduan singkat untuk menghitung THR pekerja harian lepas dari rata-rata upah referensi dan masa kerja sesuai ketentuan minimum.

Kategori

Topik utama

Panduan ini mendukung cluster utilitas dan diarahkan ke tool yang paling relevan untuk intent tersebut.

Estimasi baca

4 menit baca

Dibuat singkat supaya bisa dibaca cepat sebelum kamu masuk ke tool dan mulai simulasi.

01

Kenapa THR harian lepas perlu dibaca berbeda

Untuk pekerja harian lepas, aturan minimum tetap mengacu pada THR penuh atau prorata sesuai masa kerja. Bedanya ada pada cara menghitung dasar 1 bulan upah, yaitu memakai rata-rata upah yang diterima pada periode referensi tertentu.

02

Periode referensi yang perlu dipilih dengan benar

Jika masa kerja sudah 12 bulan atau lebih, dasar 1 bulan upah dihitung dari rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum Hari Raya. Jika masa kerja belum genap 12 bulan, dasar 1 bulan upah dihitung dari rata-rata upah tiap bulan selama masa kerja.

  • 12 bulan atau lebih: rata-rata 12 bulan terakhir
  • Kurang dari 12 bulan: rata-rata per bulan selama masa kerja
  • Setelah itu baru cek apakah THR penuh atau prorata
03

Kenapa masa kerja di bawah 12 bulan tetap diprorata

Karena ketentuan minimum THR tetap mengharuskan pembayaran proporsional sesuai masa kerja untuk pekerja dengan masa kerja 1 bulan sampai kurang dari 12 bulan. Jadi rata-rata upah dan prorata adalah dua langkah yang berbeda, bukan saling menggantikan.

Lanjut ke tool terkait

Kalau kamu sudah paham konteks dasarnya, lanjutkan ke tool yang paling dekat dengan kebutuhanmu agar hasilnya bisa langsung dibandingkan.

!

Catatan penting

Pada harian lepas, dasar upah 1 bulan harus dihitung dulu baru THR dibaca penuh atau prorata

Begitu dua langkah ini dipisah dengan benar, THR harian lepas jadi jauh lebih mudah dipahami dan tidak tercampur antara rata-rata upah dengan rumus prorata masa kerja.

FAQ

Pertanyaan yang sering muncul

Kalau masa kerja baru 8 bulan, data upah mana yang dipakai?

Gunakan rata-rata upah per bulan selama 8 bulan masa kerja itu, lalu THR minimum dibaca secara prorata sesuai masa kerja.

Kalau masa kerja sudah lebih dari 12 bulan, apakah THR selalu penuh?

Untuk ketentuan minimum, iya. Dasarnya adalah 1 bulan upah yang dihitung dari rata-rata upah 12 bulan terakhir.

Apakah perusahaan boleh membayar lebih besar dari hasil minimum?

Boleh. Jika ada perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau kebiasaan yang memberi nilai lebih besar, yang dipakai adalah yang lebih menguntungkan pekerja.

Sumber

Rujukan yang dipakai di panduan ini

Permenaker Nomor 6 Tahun 2016

Dasar THR minimum dan ketentuan pekerja harian lepas.

Buka sumber

Dokumen PDF Permenaker 6/2016

Pasal 3 ayat (3) menjelaskan rata-rata upah pekerja harian lepas dan Pasal 5 ayat (4) tenggat pembayaran THR.

Buka sumber

SE Menaker M/3/HK.04.00/III/2026

Pelaksanaan pemberian THR keagamaan tahun 2026.

Buka sumber