Jualan

Kalkulator Profit Setelah Biaya Iklan

Tool ini membantu kamu menilai apakah campaign iklan masih menghasilkan profit yang sehat.

Tool langsung muncul

Pakai Profit Setelah Biaya Iklan

Cocok untuk evaluasi campaign marketplace ads atau social ads.

Isi angka yang ingin kamu cek

Hasil berubah otomatis saat input diganti.

Penjelasan singkat

Kenapa tool ini berguna

Seller sering fokus ke omzet iklan padahal profit akhirnya tipis. Dengan kalkulator ini, kamu bisa lihat pendapatan, laba bersih, dan gambaran ROAS impas.

Cara pakai

Cara memakai tool ini

  1. Isi harga jual per produk, modal per produk, jumlah produk terjual sesuai kondisi yang ingin kamu cek.
  2. Lihat hasil utama pada kartu ringkasan di sebelah kanan tanpa perlu submit ulang.
  3. Bandingkan beberapa skenario supaya keputusan akhir lebih aman untuk kebutuhanmu.

Rumus singkat

Cara hitung

Laba bersih = omzet - fee penjualan - modal - biaya iklan. ROAS = omzet / biaya iklan.

Kapan Dipakai

Situasi yang paling cocok untuk tool ini

  • Ngukur apakah harga, margin, dan fee jualan masih nyisain laba yang sehat.
  • Bandingin beberapa skenario bisnis sebelum jalanin promo atau naikin budget iklan.
  • Susun target operasional harian yang lebih jelas dari sekadar target omzet bulanan.

Hal yang Perlu Dicek

Sebelum memakai hasilnya untuk keputusan

  • Jangan lupa biaya yang sering kelewat: packing, retur, komisi, diskon, dan biaya admin.
  • Profit yang keliatan bagus di atas kertas bisa turun kalau conversion rate atau nilai order berubah.
  • Pakai angka rata-rata yang dekat sama data toko biar simulasinya nggak terlalu optimis.

Cara Membaca Hasil

Supaya simulasi ini lebih berguna

Coba jalanin satu skenario konservatif, satu normal, dan satu agresif — biar keliatan margin aman sebelum eksekusi.

Contoh Input

Simulasi awal dengan angka contoh

Contoh default di halaman ini memakai harga jual per produk Rp 95.000, modal per produk Rp 42.000, dan jumlah produk terjual 75 item. Dari simulasi awal ini, profit bersih berada di Rp 1.905.000.

Harga jual per produkRp 95.000
Modal per produkRp 42.000
Jumlah produk terjual75 item
Total biaya iklanRp 1.500.000

Contoh Hasil

Profit bersih campaign sekitar Rp 1.905.000

Gunakan angka ini untuk menilai apakah iklan masih layak dipertahankan atau perlu dioptimalkan.

Omzet dari iklanRp 7.125.000
Fee penjualanRp 570.000
Biaya iklanRp 1.500.000
Profit bersihRp 1.905.000
ROAS4,75x
ROAS impas2,09x

Cara Membaca Contoh

Hal yang sebaiknya diperhatikan

  • Gunakan angka ini untuk menilai apakah iklan masih layak dipertahankan atau perlu dioptimalkan.
  • Jangan berhenti di angka utama saja. Bandingkan juga omzet dari iklan Rp 7.125.000 dan fee penjualan Rp 570.000 supaya hasilnya lebih mudah dipakai untuk mengambil keputusan.
  • Jika salah satu input diubah, seluruh hasil di kalkulator akan menyesuaikan otomatis tanpa perlu submit ulang.

Catatan Spesifik

Paling berguna untuk menilai apakah iklan layak dipertahankan

Banyak campaign keliatan bagus dari omzet, tapi hasil akhirnya baru jelas setelah biaya iklan, fee jualan, dan modal produk dihitung bareng. Buat ngecek apakah jualan dari ads masih ngasilin profit bersih yang layak.

Cocok dipakai setelah campaign jalan beberapa hari dan kamu udah punya rata-rata harga jual, kuantitas, dan biaya iklan yang cukup stabil. Jadi keputusan scale up atau cut budget lebih terukur.

Yang Perlu Dibandingkan

Bandingan yang sebaiknya dibuka

  • Bandingkan beberapa level biaya iklan untuk melihat titik saat profit mulai tergerus.
  • Perhatikan ROAS impas sebagai pembanding agar kamu tahu batas minimum performa campaign.
  • Coba uji harga jual atau kuantitas berbeda jika campaign banyak dipakai untuk bundling atau upsell.

Kalau Hasil Terlihat Janggal

Kalau omzet tinggi tapi profit minus

Biasanya berarti biaya akuisisi terlalu mahal atau margin produk terlalu tipis. Campaign kayak gini nggak sehat buat dikejar cuma demi volume atau vanity metric.

FAQ

Yang sering ditanyakan

Kenapa omzet iklan tinggi belum tentu untung?

Karena omzet belum memperhitungkan modal, fee platform, dan biaya iklan. Profit bersih baru terlihat setelah semua komponen dikurangi.

Apa itu ROAS impas?

ROAS impas adalah rasio omzet terhadap biaya iklan minimum agar bisnis tidak rugi setelah biaya lain dihitung.

Kapan tool ini paling berguna?

Saat kamu ingin membandingkan beberapa campaign, menaikkan budget, atau mengevaluasi apakah produk tertentu layak terus diiklankan.