Jualan

Kalkulator Markup Harga Produk

Tool ini membantu seller yang menetapkan harga pakai markup tetap dan ingin tahu apakah hasil akhirnya masih memberi laba bersih yang aman.

Tool langsung muncul

Pakai Markup Harga Produk

Simpel untuk UMKM dan reseller yang pakai aturan markup tetap.

Isi angka yang ingin kamu cek

Hasil berubah otomatis saat input diganti.

Penjelasan singkat

Kenapa tool ini berguna

Dengan memasukkan modal, markup, dan fee penjualan, kamu bisa tahu apakah markup yang dipasang masih menyisakan laba bersih yang sehat.

Cara pakai

Cara memakai tool ini

  1. Isi modal produk, markup (%), fee penjualan (%) sesuai kondisi yang ingin kamu cek.
  2. Lihat hasil utama pada kartu ringkasan di sebelah kanan tanpa perlu submit ulang.
  3. Bandingkan beberapa skenario supaya keputusan akhir lebih aman untuk kebutuhanmu.

Rumus singkat

Cara hitung

Harga jual = modal + (modal x markup). Profit bersih = harga jual - fee - modal.

Kapan Dipakai

Situasi yang paling cocok untuk tool ini

  • Ngukur apakah harga, margin, dan fee jualan masih nyisain laba yang sehat.
  • Bandingin beberapa skenario bisnis sebelum jalanin promo atau naikin budget iklan.
  • Susun target operasional harian yang lebih jelas dari sekadar target omzet bulanan.

Hal yang Perlu Dicek

Sebelum memakai hasilnya untuk keputusan

  • Jangan lupa biaya yang sering kelewat: packing, retur, komisi, diskon, dan biaya admin.
  • Profit yang keliatan bagus di atas kertas bisa turun kalau conversion rate atau nilai order berubah.
  • Pakai angka rata-rata yang dekat sama data toko biar simulasinya nggak terlalu optimis.

Cara Membaca Hasil

Supaya simulasi ini lebih berguna

Coba jalanin satu skenario konservatif, satu normal, dan satu agresif — biar keliatan margin aman sebelum eksekusi.

Contoh Input

Simulasi awal dengan angka contoh

Contoh default di halaman ini memakai modal produk Rp 42.000, markup (%) 50 %, dan fee penjualan (%) 6 %. Dari simulasi awal ini, harga jual berada di Rp 63.000.

Modal produkRp 42.000
Markup (%)50 %
Fee penjualan (%)6 %

Contoh Hasil

Harga jual hasil markup sekitar Rp 63.000

Tool ini menunjukkan selisih antara markup nominal dan profit bersih setelah fee.

Markup nominalRp 21.000
Harga jualRp 63.000
Fee penjualanRp 3.780
Profit bersihRp 17.220

Cara Membaca Contoh

Hal yang sebaiknya diperhatikan

  • Tool ini menunjukkan selisih antara markup nominal dan profit bersih setelah fee.
  • Jangan berhenti di angka utama saja. Bandingkan juga markup nominal Rp 21.000 dan fee penjualan Rp 3.780 supaya hasilnya lebih mudah dipakai untuk mengambil keputusan.
  • Jika salah satu input diubah, seluruh hasil di kalkulator akan menyesuaikan otomatis tanpa perlu submit ulang.

Catatan Spesifik

Cocok untuk melihat selisih antara markup dan laba nyata

Banyak seller pakai markup simpel sebagai patokan awal, tapi selisih dari modal nggak selalu sama dengan laba bersih. Halaman ini nunjukin apakah markup yang dipilih beneran cukup setelah fee ikut masuk.

Paling berguna kalau kamu butuh aturan cepat buat naikin harga dari modal, tapi tetap mau tahu apakah hasil akhirnya masih masuk akal buat pasar dan sehat buat bisnis.

Yang Perlu Dibandingkan

Bandingan yang sebaiknya dilihat

  • Bandingkan markup 30 persen, 50 persen, dan 70 persen untuk melihat ruang harga yang masih layak jual.
  • Lihat fee penjualan jika produk dijual lewat marketplace atau kanal yang punya potongan rutin.
  • Cocokkan harga hasil markup dengan harga pasar agar tidak hanya sehat di kalkulasi tetapi juga laku.

Kalau Hasil Terlihat Janggal

Kalau markup terlihat besar tapi profit tipis

Itu tanda fee atau biaya lain terlalu besar dibanding ruang markup. Markup tinggi di atas kertas nggak jamin profit bersih yang sehat.

FAQ

Yang sering ditanyakan

Apa bedanya markup dan margin?

Markup dihitung dari modal, sedangkan margin dilihat dari harga jual. Angka persentasenya bisa berbeda walaupun laba nominalnya sama.

Kapan markup lebih cocok dipakai?

Markup cocok untuk bisnis dengan pola harga sederhana, misalnya warung, reseller, atau usaha kecil yang butuh aturan cepat.

Apakah fee platform tetap perlu dihitung saat pakai markup?

Ya. Kalau fee diabaikan, markup terlihat cukup padahal laba bersihnya bisa turun setelah transaksi selesai.